Pamekasan – PT PLN (Persero) melalui Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pamekasan, Muhammad Andrian Wijaya, memberikan klarifikasi terkait beredarnya video di media sosial dari akun @brorondm yang menyoroti pelayanan PLN di Kabupaten Pamekasan.
Muhammad Andrian Wijaya menjelaskan bahwa video tersebut tidak menggambarkan secara utuh proses pelayanan yang dilakukan PLN pada hari kejadian.
Ia memaparkan, pelanggan yang bersangkutan pertama kali mendatangi Kantor PLN ULP Pamekasan pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 09.57 WIB dan langsung mendapatkan pelayanan dari petugas PLN. Rabu,(21/01/2026).
“Setelah menerima penjelasan terkait keluhan kelistrikan yang disampaikan, sekitar pukul 10.12 WIB pelanggan meninggalkan kantor dengan respon yang menunjukkan telah memahami informasi yang diberikan,” ujar Andrian.
Namun, pada hari yang sama sekitar pukul 11.49 WIB, pelanggan kembali mendatangi Kantor PLN dengan tujuan bertemu langsung dengan pimpinan PLN untuk membahas permasalahan yang dihadapi.
Pelanggan kembali dilayani oleh petugas dan selanjutnya mendapatkan penjelasan serta klarifikasi langsung dari Manager PLN ULP Pamekasan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak PLN menyampaikan sejumlah alternatif solusi layanan yang dapat ditempuh. Pelanggan disebut telah memahami serta mempertimbangkan solusi yang disampaikan.
Andrian menegaskan bahwa PLN selalu membuka ruang diskusi dan komunikasi seluas-luasnya kepada pelanggan.
Menurutnya, setiap penanganan permasalahan dilakukan dengan mengacu pada peraturan dan kebijakan yang berlaku.
Sementara itu, secara terpisah, Bang Dullah selaku pihak yang mengunggah video tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada PLN atas keteledorannya. Ia mengaku menyesali video yang terlanjur viral di media sosial.
“Saya khilaf dan meminta maaf secara pribadi kepada pihak PLN karena tidak melakukan koordinasi sebelumnya,” ungkapnya.
Ia juga mengakui bahwa pihak PLN sebenarnya telah melakukan tindakan penanganan sebelum dirinya kembali mendatangi kantor PLN.
“Dan ternyata pihak PLN sudah bertindak sebelum saya ke PLN,” pungkas Bang Dullah.
