Sejarah Kerjasama Selatan-Selatan

Madurapers
Ilustrasi sejarah Kerjasama Selatan-Selatan (KKS) di dunia internasional (Dok. Madurapers, 2024).
Ilustrasi sejarah Kerjasama Selatan-Selatan (KKS) di dunia internasional (Dok. Madurapers, 2024).

KTNB ini merupakan salah satu pilar utama Negara-negara Selatan. Dengan pengesahan KTNB tersebut, Unit Khusus diperkuat untuk menjalankan amanat utamanya yang tertuang dalam RABA.

Pada tahun 2013, Unit Khusus ini berganti nama menjadi Kantor PBB untuk Kerjasama Selatan-Selatan, seperti yang kita kenal sekarang.

Tonggak sejarah lainnya terkait dengan KSS, adalah tercapai kesepakatan dalam Konferensi Tingkat Tinggi PBB tentang KSS yang diadakan di Nairobi, Kenya, 2009.

Konferensi ini menghasilkan dokumen hasil Nairobi , yang menyoroti peran yang harus dimainkan oleh pemerintah nasional, entitas regional, dan badan-badan PBB dalam mendukung dan melaksanakan KSS dan kerjasama segitiga.

Setelah diadopsinya Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 pada tahun 2015, Majelis Umum PBB pada tahun 2019 menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi PBB yang kedua mengenai KSS dalam rangka peringatan empat puluh tahun diadopsinya RABA.

Pada koferensi ini, para pemimpin dunia mengadopsi dokumen hasil yang mendesak KSS yang lebih besar untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.