Tim PKRS RSUD Sumenep Awali 2026 dengan Edukasi Kesehatan di SLB Saronggi

Admin
Potret kegiatan penyuluhan kesehatan gratis bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Saronggi
Potret kegiatan penyuluhan kesehatan gratis bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Saronggi. (Sumber Foto: Istimewa).

Sumenep – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif dan ramah difabel.

Tidak hanya menyediakan fasilitas khusus seperti jalur pemandu (guiding block) dan toilet khusus difabel, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu kini menggelar penyuluhan kesehatan gratis bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Saronggi.

Kegiatan yang menjadi agenda perdana di tahun 2026 tersebut merupakan bagian dari program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) yang menyasar kelompok rentan, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus.

Koordinator Tim PKRS RSUD Sumenep, Vinda Sartika Basri, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen rumah sakit dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama kaum difabel.

“Ini sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan kelompok rentan,” kata Vinda kepada Media Center, Kamis (12/02/2026).

Ia menjelaskan, penyuluhan tersebut bertujuan untuk menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini, melakukan deteksi dini terhadap potensi masalah kesehatan, serta memastikan setiap anak mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur RSUD Sumenep melalui Kasi Informasi, Erfin Sukayati, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar program rutin, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial rumah sakit kepada masyarakat Sumenep.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Tim PKRS berkolaborasi dengan Tim dari Seksi Rawat Jalan. Tim PKRS sudah memiliki jadwal kegiatan. Mudah-mudahan kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa SLB terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh dokter spesialis mata, dr. Fardian Yedasukma. Turut hadir sebagai fasilitator, Kasi Rawat Jalan RSUD Sumenep, Fitri Dwi Cahyani.