Hotel Sepi pada Maret 2025, Sinyal Lesunya Ekonomi Sampang

Madurapers
Ilustrasi Tingkat Hunian Kamar (TPK) dan Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) hotel di Kabupaten Sampang pada Maret 2025
Ilustrasi Tingkat Hunian Kamar (TPK) dan Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) hotel di Kabupaten Sampang pada Maret 2025 (Dok. Madurapers, 2025).

Sampang – Tingkat Hunian Kamar (TPK) hotel di Kabupaten Sampang terus menunjukkan penurunan yang mengkhawatirkan. Selama Maret 2025, hanya 12 hingga 13 kamar terjual dari setiap 100 kamar yang tersedia setiap malam.

Penurunan ini terjadi secara konsisten dari bulan sebelumnya dan tahun lalu. Pada Februari 2025, angka TPK tercatat 15,89 persen, dan Maret tahun lalu bahkan mencapai 18,72 persen.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sampang menegaskan tren negatif ini. Sektor perhotelan yang merupakan bagian penting dari ekonomi daerah tampak semakin kehilangan daya tarik.

Indikator lain seperti Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) hotel juga mencatat hasil mengecewakan. Sepanjang Maret 2025, wisatawan hanya menginap rata-rata selama satu hari.

Penurunan RLMT menunjukkan bahwa tamu tidak tertarik untuk tinggal lebih lama di Kabupaten Sampang. Hal ini bisa disebabkan minimnya daya tarik destinasi atau kurangnya fasilitas pendukung wisata.

Jika dibandingkan bulan sebelumnya, RLMT menurun 0,22 poin, menandakan pergeseran perilaku wisatawan ke arah yang kurang menggembirakan. Dibandingkan Maret tahun lalu, penurunan bahkan mencapai 0,33 poin.