Angkatan Kerja Bangkalan Menyusut, Sektor Jasa Makin Dominan

Madurapers
Ilustrasi angkatan kerja di Kabupaten Bangkalan, yang menurut data BPS Kabupaten Bangkalan, pada Agustus 2024 mengalami penurunan
Ilustrasi angkatan kerja di Kabupaten Bangkalan, yang menurut data BPS Kabupaten Bangkalan, pada Agustus 2024 mengalami penurunan (Dok. Madurapers, 2025).

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Bangkalan juga menurun. TPAK tercatat sebesar 70,48 persen atau turun 1,01 persen dibandingkan tahun lalu.

Perbedaan TPAK antara laki-laki dan perempuan masih mencolok. TPAK laki-laki sebesar 84,17 persen, sedangkan perempuan hanya mencapai 57,37 persen.

Penduduk bekerja adalah mereka yang melakukan kegiatan ekonomi minimal satu jam dalam sepekan. Definisi ini mengacu pada konsep Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas).

Data BPS Bangkalan juga menampilkan karakteristik penduduk bekerja berdasarkan sektor utama. Tiga sektor utama adalah Pertanian, Jasa-jasa, dan Manufaktur.

Sektor Pertanian menyerap tenaga kerja terbesar, yakni 46,29 persen. Sektor Jasa-jasa menyusul dengan 38,56 persen dan Manufaktur 15,15 persen.

Namun, sektor jasa mengalami peningkatan penyerapan tertinggi sebesar 1,10 persen. Sementara sektor pertanian dan manufaktur justru mencatat penurunan.