Meskipun meninggal pada usia 39 tahun dalam perjuangan di Bolivia pada tahun 1967, Guevara tetap menjadi simbol perlawanan dan ketidakpuasan terhadap ketidakadilan sosial. Wajahnya yang diabadikan dalam poster, kaos, dan mural di seluruh dunia menjadi ikonik dalam perjuangan untuk keadilan sosial.
Meskipun banyak yang mengagumi Guevara karena tekad dan idealismenya, dia juga memiliki banyak kritik. Beberapa mengkritik tindakannya yang keras selama revolusi di Kuba dan tindakan represifnya sebagai menteri. Kritik lainnya mengutuk penggunaannya terhadap kekerasan dalam mencapai tujuannya.
Terlepas dari pro-kontra tersebut, Che Guevara adalah salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah revolusi abad ke-20. Meskipun kontroversial, dia tetap menjadi simbol perjuangan melawan ketidakadilan sosial dan imperialisme. Warisannya masih hidup hari ini, mengilhami orang-orang di seluruh dunia untuk berdiri untuk apa yang mereka yakini.