Dana Desa 2025: Strategi Efektivitas dan Tantangan Implementasi

Madurapers
Mashuri, mantan tenaga ahli Kemendesa, yang sekarang menjadi aktivis penggerak pembangunan desanya (Dok. Madurapers, 2025).

“Penggunaan bahan baku lokal dalam proyek pembangunan desa juga menjadi strategi penting. Hal ini tidak hanya menghemat biaya transportasi, tetapi juga memberikan keuntungan bagi masyarakat yang memproduksi bahan tersebut,” paparnya, Jumat (31/01/2025).

Program strategis, kata dia lebih lanjut, seperti ketahanan pangan dan penanganan kemiskinan ekstrem juga menjadi fokus utama. Desa-desa diharapkan dapat mengembangkan program yang berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi masyarakatnya.

“Namun, transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi tantangan dalam pengelolaan Dana Desa. Pemerintah desa harus memastikan bahwa setiap penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan dan diawasi dengan baik,” katanya.

Peran masyarakat juga sangat penting dalam mengawasi penggunaan Dana Desa. “Dengan keterlibatan aktif warga, potensi penyalahgunaan dana dapat diminimalisir dan program pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif,” katanya.

Ke depan, kata dia, “Keberhasilan Dana Desa bergantung pada sinergi antara pemerintah, aparat desa, dan masyarakat. Dengan manajemen yang baik, dana ini dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa yang lebih maju dan mandiri”.