Hukum  

Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Keluarga Didik Setiawan Tempuh Jalur Hukum

Madurapers
Didik Setiawan, Ketua Harian Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam (IKA PMII) Komfada, yang keluarganya menjadi korban penyerobotan tanah oleh mafia tanah
Didik Setiawan, Ketua Harian Ikatan Alumnj Pergerakan Mahasiswa Islam (IKA PMII) Komfada, yang keluarganya menjadi korban penyerobotan tanah oleh mafia tanah (Sumber Foto: Kirwan, 2025).

Tidak ada titik temu dalam musyawarah tersebut, sehingga Bapak Pariman, ayah Didik, meminta penjelasan langsung kepada kepala desa. Namun, saat ditanyakan, kepala desa memberikan jawaban yang sinis kepada keluarga.

“Kami tanyakan, kepala desa justru menjawab sinis dengan mengatakan ‘Salah sendiri tidak bayar pajak, dan sampean punya uang berapa mau ngurus tanah?” Jelas Pariman.

Upaya mediasi dengan pihak kepolisian setempat pun tidak membuahkan hasil. Keluarga Didik diarahkan untuk menempuh proses hukum ke Polres Kabupaten Semarang.

Didik Setiawan kini tengah menyusun pengaduan resmi kepada Menteri ATR/BPN, H. Nusron Wahid, untuk meminta penyelesaian kasus ini. “Kami berharap kepada Bapak Menteri ATR/BPN dapat memfasilitasi penyelesaian kasus ini secara adil dan terbuka,” harap Didik.

Jika tidak ada penyelesaian di tingkat administratif, keluarga Didik siap menempuh jalur hukum lebih lanjut. Mereka berencana melaporkan dugaan mafia tanah ini ke Mabes Polri.