Pamekasan – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pamekasan masa bakti 2025–2029 resmi dikukuhkan dan dilantik di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (8/1/2026).
Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyoroti capaian prestasi olahraga Pamekasan yang mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Secara peringkat, KONI Pamekasan turun dari posisi 24 ke 25, sementara jumlah trofi juga menurun dari 14 menjadi 13.
Menurut Nabil, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius bagi pengurus KONI yang baru. Ia menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak bisa dibangun secara instan, melainkan membutuhkan konsistensi, keikhlasan, serta kerja sama lintas pihak.
“Prestasi itu dihitung ketika ada hasilnya. Dalam konteks olahraga, kita harus membangun semangat kebersamaan dan konsistensi,” ujar Nabil.
Ia menekankan pentingnya peran daerah dalam mendongkrak prestasi olahraga Jawa Timur secara keseluruhan. Menurutnya, jika Pamekasan mampu berprestasi, dampaknya tidak hanya dirasakan di tingkat kabupaten, tetapi juga provinsi hingga nasional.
“Kalau Pamekasan berprestasi, Jawa Timur juga akan mendapat keuntungan prestasi. Bahkan bisa membawa nama baik Indonesia,” katanya.
Nabil juga meminta pengurus KONI Pamekasan agar memperhatikan atlet-atlet berprestasi di level nasional, termasuk yang saat ini membela daerah lain.
“Ada beberapa atlet yang levelnya nasional. Tolong dikembalikan dan ditarik ke Pamekasan lagi, karena itu akan membawa nama baik daerah dan Jawa Timur,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan berharap kepengurusan KONI yang baru mampu meningkatkan kinerja serta prestasi olahraga daerah secara signifikan.
