Opini  

Eksploitasi Pasir dan Greenwashing: Ancaman Ekologi Laut

Abdul Mukhlis, Pemerhati Sosial, Politik dan Kebijakan Publik, Alumni Magister Ilmu Politik dengan Minat Studi Analisis Politik di Universitas Airlangga, Surabaya
Abdul Mukhlis, Pemerhati Sosial, Politik dan Kebijakan Publik, Alumni Magister Ilmu Politik dengan Minat Studi Analisis Politik di Universitas Airlangga, Surabaya (Dok. Madurapers, 2025).

Dampak lain yang dirasakan langsung oleh masyarakat adalah penurunan hasil tangkapan nelayan. Dengan rusaknya ekosistem laut dan berkurangnya populasi ikan, nelayan tradisional yang menggantungkan hidupnya pada perairan sekitar mengalami penurunan pendapatan yang drastis.

Studi dari Walhi menunjukkan bahwa di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, hasil tangkapan ikan nelayan turun hingga 60% setelah aktivitas penambangan pasir meningkat. Kondisi ini memperparah ketidakstabilan ekonomi masyarakat pesisir, yang sebagian besar sudah berada dalam kondisi rentan secara sosial dan ekonomi.

Selain itu, pasir yang dikeruk dari dasar laut mengakibatkan ketidakstabilan tanah dan mempercepat erosi pantai, meningkatkan ancaman hilangnya pulau-pulau kecil. Pulau-pulau kecil yang sebelumnya berfungsi sebagai benteng alami terhadap gelombang laut kini semakin rentan terhadap abrasi dan berisiko tenggelam seiring waktu. Jika eksploitasi pasir laut tidak dikendalikan dengan baik, maka risiko kehilangan lebih banyak pulau kecil dalam dekade mendatang akan semakin tinggi.

 

Pesanan Ekonomi Global di Balik Eksploitasi Pasir Laut

Selain kepentingan nasional, eksploitasi pasir laut juga berkaitan dengan pesanan ekonomi global. Negara-negara dengan pertumbuhan infrastruktur yang pesat, terutama di Asia, memiliki kebutuhan tinggi akan pasir sebagai bahan utama konstruksi dan reklamasi. Singapura, misalnya, merupakan salah satu pengimpor terbesar pasir laut dan telah lama bergantung pada pasokan dari negara-negara tetangganya. Tidak hanya Singapura, negara-negara seperti China dan Uni Emirat Arab juga memiliki permintaan tinggi terhadap pasir untuk proyek-proyek reklamasi dan ekspansi perkotaan.

error:

Eksplorasi konten lain dari Madurapers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca