“Jadi Rahmat itu berperan sebagai bandar,” tuturnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media Madurapers, jumlah uang taruhan tersebut mencapai Rp3 miliar.
Sumber tersebut bahkan menyebutkan nama beberapa Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Sampang yang ikut terlibat dalam taruhan itu, yang semuanya merupakan pendukung Jimad Sakteh.
“Kemungkinan Rahmat membawa kabur uang Rp3 miliar tersebut, sehingga pihak Kades Genteng, Bangkalan, melakukan penyegelan rumahnya,” ungkapnya.
