Sampang – Aliansi Damai Pantura (ADP) Kabupaten Sampang yang terdiri dari gabungan beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Media melakukan silaturahim yang dikemas dengan buka puasa bersama di Cafe & Resto Al-Madani tanjung bumi – Bangkalan, Jum’at (23/04/2021).
Dalam kegiatan tersebut yang menjadi pembahasan adalah terkait isu hangat wacana penundaan Pilkades serantak tahun 2021 di Kabupaten Sampang.
Ketua Aliansi Damai Pantura (ADP), Muhammad Mohni mengatakan tujuan kegiatan buka puasa bersama ini ingin mempererat tali silaturahim sesama anggota, dan juga karena adanya kegelisahan masyarakat terkait isu wacana penundaan pilkades serentak tahun 2021 ke tahun 2025. Sehingga, dalam hal ini ADP wajib menyikapi kegelisahan masyarakat tersebut.
“Jadi kami akan menunggu Surat Edaran (SE) dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Peraturan Bupati (Perbub) dari pemerintah Kabupaten Sampang,” paparnya.
Pihaknya (ADP) akan melakukan kajian setelah SE Kemendagri dan Perbub sudah muncul.
“Setelah keduanya sudah muncul, kami akan melakukan kajian. Dari itu, seketika pemerintah tidak pro rakyat, maka ADP akan tetap bersama rakyat sampang. Artinya, ADP akan membela rakyat,” tegasnya.
Jika pilkades 2021 benar-benar ditunda ke tahun 2025 maka ADP akan melakukan gerakan untuk mewakili masyarakat Sampang.
“Akan kami tanyakan alasan pemerintah kabupaten sampang kalau pilkades tahun 2021 ini benar-benar di tunda. Apakah hal itu merugikan atau menguntungkan masyarakat,” imbunya.
“Terlebih kalau kebijakan ditundanya Pilkades nantinya ada dugaan kepentingan politik, maka kami (ADP) bersama masyarakat tidak akan tinggal diam,” ucap mohni dengan nada tegas.