Sementara itu, standar hidup layak mencatat pertumbuhan terbesar dengan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun meningkat sebesar 689 ribu rupiah atau 3,63 persen.
Ahmad Wahyudi, kandidat doktor ekonomi manajemen Universitas Negeri Malang (UM), menyebutkan bahwa percepatan pertumbuhan IPM ini menjadi bukti keberhasilan pelayanan, berbagai program pembangunan, dan kebijakan Pemerintah Daerah Kota Surabaya, yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
Kota Surabaya kini, menurut Wahyudin, semakin kokoh sebagai kota dengan kualitas hidup masyarakatnya trennya terus positif atau membaik secara signifikan.
