Blitar – Kabar mengenai sepatu merek Gradial jatah bagi pelajar SMP di Kota Blitar dipastikan palsu sesuai surat pengaduan masyarakat (dumas) yang dibuat Hartono Sutanto, bos PT. Gradial Perdana Perkasa, produsen sepatu merek Gradial kepada Kapolres Kota Blitar tanggal 27 Januari 2022, perihal pemalsuan merek, mendapat perhatian khusus Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Blitar Samsul Hadi. “Maaf kita masih proses klarifikasi,” tulis Samsul Hadi melalui pesan WhatsApp (WA), Rabu (2/2/2022).
Namun sayangnya, Samsul Hadi memilih tidak menjawab sewaktu dikonfirmasi soal berapa nilai pengadaan sepatu bagi pelajar SD dan SMP di Kota Blitar dan identitas rekanan yang menjadi pemenang pengadaan sepatu tersebut.
Pengaduan bos pabrik sepatu merek Gradial itu berawal ketika dia membaca pemberitaan di salah satu media siber tanggal 24 Januari 2022 isinya ada masyarakat melaporkan telah menemukan sepatu merek “Gradial” yang dibagikan Dispendik Kota Blitar kepada siswa SMP di Kota Blitar pada bulan Desember 2021, dimana sepatu tersebut kualitasnya kurang bagus dan setelah dipakai hanya beberapa kali sudah rusak.
“Setelah ia telusuri ke salah satu siswa penerima, menurutnya memang benar dirinya menemukan sepatu dengan merek “Gradial” dengan kondisi yang sudah rusak padahal baru dipakai satu bulan,” tulis Hartono Sutanto dalam suratnya kepada Kapolres Kota Blitar itu.
Berdasarkan informasi tersebut, Hartono Sutanto menyatakan PT. Gradial Perdana Perkasa merasa tidak pernah membuat atau memproduksi sepatu bagi pelajar SMP tersebut untuk Dispendik Kota Blitar.
