Anggota DPR RI Nilai Larangan Mudik Tidak Adil

Redaksi
Foto Ilustrasi Larangan Mudik Lebaran (Sumber: akun resmi twitter KKP RI, 2021).

Athari, anggota DPR RI Fraksi PAN, dalam akun resmi twitter DPP PAN, meminta agar pemerintah komit dan tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan tentang pelarangan mobilisasi orang di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, “ini kan aneh, mudik dilarang tapi warga asing masuk ke Indonesia. Aturan ini harus berlaku untuk semuanya,” Minggu (9/5/2021).

Syarif Hasan, Wakil Ketua MPR dari Partai Demokrat, dalam akun twitternya, mengatakan, “kebijakan yang dilaksanakan Pemerintah kontraproduktif, di lain sisi melarang masyarakat mudik namun WNA leluasa masuk ke Indonesia. Pemerintah harus tegas tidak boleh terkesan membiarkan,” Minggu (9/5/2021).

Dalam cuitannya di twitter, dia kembali mengatakan bahwa terjadi lonjakan pemudik diakibatkan kurangnya sosialisasi urgensi pelarangan mudik ke masyarakat. Ditambah masukknya WNA ke Indonesia membuat masyarakat kecewa. Covid segera harus teratasi.

Pendapat tersebut sinergis dengan pendapat Herman Haeron, anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI. Dalam Persmerdeka.com yang dishare dalam akun resmi twitter Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Herman Haeron merasa prihatin dengan kembali masuknya TKA China saat banyak pekerja anak bangsa yang terkena PHK, Minggu (9/5/2021).

Kondisi seperti ini sebelum diberlakukan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021, sempat diperingatkan kepada pemerintah oleh Muhammad Fauzi, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Muahmmad Fauzi, dalam akun resmi twitter Fraksi Partai Golkar DPR RI, mengingatkan pemerintah agar tak hanya mengetatkan pengawasan pemudik di dalam negeri. Akan tetapi, penerbangan dari luar semestinya juga dilakukan sama, Senin (5/5/2021).