“Kami sudah melakukan sosialisasi secara maksimal, tetapi banyak warga yang tidak bisa pulang untuk mencoblos karena bekerja di luar daerah,”.
Kendati ada tantangan tersebut, Muhlis menegaskan bahwa antusiasme masyarakat dalam Pilkada kali ini tetap luar biasa. Di beberapa wilayah yang ia pantau, warga tetap berbondong-bondong datang ke TPS, meskipun cuaca kurang bersahabat.
“Bahkan saat hujan turun, masyarakat tetap bersemangat datang ke TPS untuk memberikan suara mereka,” katanya.
Secara umum, pelaksanaan Pilkada 2024 di Sumenep berlangsung lancar dan aman. Namun, terdapat beberapa evaluasi, salah satunya adalah penggunaan cairan tipe-x untuk menghapus tulisan di plano di salah satu TPS, yang sebenarnya sudah tidak diperbolehkan oleh KPU.
Selain itu, Pemungutan Suara Ulang (PSU) harus dilakukan di dua TPS di Kecamatan Guluk-Guluk dan Kota karena adanya kendala teknis.
“Alhamdulillah, Pilkada berjalan aman dan sukses, meskipun ada PSU di dua TPS,” pungkas Muhlis.
