Surabaya – Tri Aryasena, pria kelahiran 1992, adalah bukti nyata bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya. Meski sempat tersandung dalam perjuangannya untuk bekerja di kapal pesiar, ia tidak menyerah. Dengan bimbingan dari gurunya, Edwin Setiawan, Tri menemukan jalur lain untuk mengembangkan dirinya.
Lulusan SMK jurusan perhotelan ini awalnya bercita-cita bekerja di kapal pesiar. Namun, nasib berkata lain. Saat mengikuti seleksi administrasi, ia tidak lolos. Kegagalan itu sempat membuatnya terpukul. Beruntung, Edwin Setiawan memberikan motivasi agar Tri tetap percaya diri dan mencoba menggapai impian dari jalur lain.
“Pak Edwin selalu bilang, ‘Jangan berhenti di satu jalan, karena masih banyak jalan lain menuju kesuksesan,'” kenang Tri.
Tri akhirnya memulai kariernya sesuai latar belakang pendidikannya. Pekerjaan pertamanya adalah sebagai bell driver di Hotel Solaris Malang. Meski memulai dari bawah, ia tak pernah mengeluh. Dedikasinya membuahkan hasil. Setelah beberapa waktu, ia dipromosikan menjadi resepsionis dan sempat menjajal posisi sebagai Net Audit selama satu tahun.
