Berdasarkan data, total net ekspor atas dasar harga konstan (ADHK) pada tahun 2023 mencapai Rp 514,36 triliun, sedangkan pada tahun 2024 hanya mencapai Rp 513,70 triliun.
Dia mengungkapkan bahwa kondisi ini terjadi karena pertumbuhan impor pada tahun 2024 lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan ekspor.
Pada tahun 2024, impor tumbuh sebesar 6,51 persen, sementara ekspor mengalami pertumbuhan sebesar 7,95 persen.
Sebaliknya, pada tahun 2023 pertumbuhan ekspor lebih tinggi daripada impor, yaitu masing-masing sebesar 1,31 persen dan minus 1,65 persen.
Perbedaan ini mengakibatkan sumbangan net ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2024 menjadi minus 0,01 persen, sedangkan pada tahun sebelumnya mencapai 0,66 persen.
