Pertumbuhan Ekonomi Sumenep Fluktuatif dalam Tiga Tahun Terakhir

Madurapers
Kabupaten Sumenep, termasuk diantara wilayah administratif Provinsi Jawa Timur (Jatim), yang pertumbuhan ekonominya berfluktuasi selama tahun 2022-2024
Kabupaten Sumenep, termasuk diantara wilayah administratif Provinsi Jawa Timur (Jatim), yang pertumbuhan ekonominya berfluktuasi selama tahun 2022-2024 (Dok. Madurapers, 2025).

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi pada 2022. Namun, pada 2023, konsumsi Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (LNPRT) menjadi faktor dominan dengan pertumbuhan 10,19 persen.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sumenep terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2022, PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp40.255,32 miliar, meningkat menjadi Rp45.222,29 miliar pada 2024.

PDRB atas dasar harga konstan juga mengalami kenaikan yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi riil. Pada 2022, angkanya sebesar Rp24.912,62 miliar dan meningkat menjadi Rp27.234,39 miliar pada 2024.

Kontribusi lima sektor utama dalam perekonomian Sumenep mengalami sedikit penurunan. Pada 2022, lima sektor utama menyumbang 82,85 persen, tetapi pada 2024 turun menjadi 81,64 persen.

Penurunan ini mengindikasikan adanya diversifikasi ekonomi di luar sektor utama. Sektor konstruksi dan industri pengolahan menunjukkan peningkatan kontribusi dalam tiga tahun terakhir.

Secara keseluruhan, meskipun mengalami fluktuasi, ekonomi Sumenep tetap tumbuh positif. Diversifikasi sektor usaha dan peningkatan konsumsi menjadi faktor utama dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi daerah.