Ramadan Berbagi, SPPG Salwa Sampang Santuni Anak Yatim dan Relawan MBG

Admin
Mahfut Hadi, Mitra SPPG Salwa Ketapang Timur, Sampang, saat menyantuni anak yatim
Mahfut Hadi, Mitra SPPG Salwa Ketapang Timur, Sampang, saat menyantuni anak yatim, Jumat (13/3/2026). (Foto: Madurapers, 2026).

Sampang — Ratusan anak yatim, puluhan janda lanjut usia, serta relawan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menerima santunan dari SPPG Salwa Ketapang Timur, Kabupaten Sampang, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang digelar di bulan suci Ramadan ini menjadi bagian dari tradisi sosial tahunan yang dijalankan oleh Isfah Grup.

Mitra SPPG Salwa Ketapang Timur, Mahfut Hadi, mengatakan santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur kepada masyarakat serta para relawan yang terlibat dalam program pemenuhan gizi.

“Kami dari Isfah Grup setiap bulan Ramadan selalu melaksanakan santunan kepada anak yatim, janda tua, serta seluruh karyawan dan relawan yang menjadi bagian dari keluarga besar kami,” ujar Hadi.

Selain penyerahan santunan, Hadi juga memberikan pesan kepada para relawan yang bertugas di dapur SPPG Salwa dan SPPG Jatra Timur 2 agar terus menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat melalui program MBG.

Ia menekankan pentingnya disiplin kerja serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) agar program pemerintah dapat berjalan optimal.

“Kepada seluruh relawan, saya berharap tetap kompak dan selalu bersyukur. Kalian harus bekerja sesuai SOP. Program Presiden Prabowo Subianto ini harus kita sukseskan bersama,” tegasnya.

Hadi juga mengingatkan para relawan untuk menjaga loyalitas terhadap tugas yang diemban di dapur SPPG sebagai bentuk pengabdian dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

“Semua relawan harus memiliki loyalitas. Ketika dipanggil oleh kepala SPPG untuk bekerja, kalian harus siap. Saya mengundang kalian bukan hanya untuk santunan, tetapi juga mempererat silaturahmi agar tercipta hubungan emosional yang kuat di antara kita,” katanya.

Kegiatan santunan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas antara pengelola dapur MBG, relawan, serta masyarakat sekitar yang menjadi penerima manfaat program.

Penulis: Abd. RosyidEditor: Anaf