Sampang – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bergema di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Sebanyak 24 madrasah ibtidaiyah (MI) ambil bagian dalam turnamen futsal antarlembaga yang digelar Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Banyuates.
Turnamen tersebut resmi dibuka pada Selasa (11/8/2026) dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banyuates.
Ketua KKMI Kecamatan Banyuates, Imam, mengatakan turnamen futsal tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun.
Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarlembaga sekaligus menjaring bibit-bibit atlet muda.
“Alhamdulillah, KKMI Banyuates rutin setiap tahun mengadakan lomba futsal antarlembaga,” ujar Imam.
Menurutnya, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 24 lembaga turut ambil bagian dalam kompetisi yang mempertemukan para siswa madrasah dari berbagai lembaga di Kecamatan Banyuates.
“Tahun ini ada 24 lembaga yang ikut turnamen,” katanya.
Lebih dari sekadar pertandingan, turnamen tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan bakat olahraga sekaligus belajar membangun karakter melalui kompetisi.
Sementara itu, Camat Banyuates, Muhammad Imam, mengapresiasi konsistensi KKMI yang setiap tahun menggelar kegiatan olahraga antarmadrasah.
Menurutnya, kompetisi olahraga tidak semata-mata berbicara soal kemenangan. Nilai yang lebih penting adalah bagaimana para peserta mampu menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati lawan.
“Kami bangga dengan KKMI yang rutin menggelar acara ini. Ini turnamen, jadi kalah menang itu biasa. Maka harus menjunjung sportivitas,” ujar Muhammad Imam saat memberikan sambutan dalam apel pembukaan turnamen.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pertandingan dengan penuh semangat dan menjadikan turnamen tersebut sebagai pengalaman positif.
Dengan melibatkan 24 lembaga, turnamen futsal KKMI Banyuates tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda melalui olahraga, persaudaraan, dan sportivitas.
