Arya juga menyampaikan bahwa Piala Presiden 2025 akan tampil beda dari edisi-edisi sebelumnya. Panitia ingin menciptakan atmosfer turnamen yang menyenangkan bukan hanya bagi para pemain, tetapi juga bagi para penonton.
“Kita ingin memastikan aspek teknis, keamanan, serta kenyamanan penonton menjadi prioritas utama dalam proses persiapan. Hal ini guna menjadikan turnamen tersebut tidak hanya sukses secara kompetisi tetapi juga dari sisi pengalaman penonton dan penyelenggaraan,” jelas Arya Sinulingga.
Dengan ambisi besar yang digaungkan panitia, Piala Presiden 2025 bukan hanya panggung pemanasan klub-klub sebelum musim bergulir, tapi juga etalase profesionalisme sepak bola nasional. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Si Jalak Harupat menjawab tantangan sebagai tuan rumah partai-partai krusial.
