Perekonomian Indonesia menghadapi tekanan berat dalam enam bulan awal pemerintahan Prabowo. Faktor eksternal dan dinamika internal menjadi penyebab utama kondisi ini.
Ekonomi
Pemerintah Perkuat Struktur BUMN dan Stabilitas Ekonomi
Pemerintah menyederhanakan struktur komisaris BUMN sektor perbankan agar lebih ramping dan profesional. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan langkah ini untuk meningkatkan kepercayaan pasar terhadap BUMN.
THR ASN Cair, Dorong Ekonomi Jelang Lebaran
Pemerintah mulai mendistribusikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Senin (17/03/2025). Hingga sore hari, pencairan telah dilakukan kepada 1.541.373 pegawai dengan total anggaran Rp9,36 triliun.
Bank Indonesia Perkuat Aturan Devisa Hasil Ekspor SDA
Bank Indonesia (BI) menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 3 Tahun 2025 untuk mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025. Aturan ini mulai berlaku pada 1 Maret 2025 dan berfokus pada pengelolaan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA).
Plutokrasi Perbankan, Sistem Usang yang Menghambat Kemajuan Ekonomi Indonesia
Fakta empirik ini melahirkan kritik tajam terhadap terhadap sistem perbankan yang ada. Selama bankir mengedepankan sistem plutokrasi—di mana hubungan dekat dan koneksi menjadi kunci utama pemberian kredit—Indonesia tidak akan pernah mampu mencapai kemajuan yang sejati.
Fenomena Panic Buying: Ketakutan yang Picu Krisis Baru di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Fenomena panic buying kembali mencuat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Contoh kasusnya terbaru, seperti fenomena di negara-negara Barat akibat perang, dan periode sebelumya terjadi di seluruh dunia akibat Pandemi COVID-19.
Efisiensi Anggaran Belanja: Konsep dan Implementasi dalam Pengelolaan Keuangan Negara
Pemerintah menetapkan kebijakan efisiensi anggaran belanja negara pada 22 Januari 2025. Pemerintah menetapkan kebijakan ini melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
Ekonomi DIY 2024 Tumbuh 5,03 Persen, Sektor Listrik dan Gas Alami Kenaikan Tertinggi
Perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tahun 2024, menurut BPS DIY, mengalami pertumbuhan sebesar 5,03 persen. Berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), nilai ekonomi DIY atas harga berlaku mencapai Rp193,51 triliun, sedangkan atas harga konstan 2010 sebesar Rp124,59 triliun.
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,03 Persen di Akhir 2024, Meski Sedikit Melambat
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi nasional pada akhir 2024 mencapai 5,03 persen.
Pimpinan Bukit Damai Group Desak Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM Demi Transformasi Ekonomi Nasional
Dalam dinamika globalisasi dan persaingan internasional, kualitas sumber daya manusia…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
