Sumenep – Inflasi di Kabupaten Sumenep sepanjang tahun 2024, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, menunjukkan dinamika yang fluktuatif. Indeks Harga Konsumen (IHK) setiap bulan mencerminkan perubahan harga di berbagai sektor ekonomi.
Pada Januari 2024, inflasi year on year (y-on-y) tercatat sebesar 3,88 persen dengan IHK sebesar 107,57. Semua kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga, terutama makanan, minuman, dan tembakau yang naik 7,18 persen.
Februari 2024 mencatat inflasi y-on-y sebesar 4,62 persen dengan IHK mencapai 108,32. Kenaikan terbesar masih terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 9,29 persen.
Pada Maret 2024, inflasi y-on-y naik menjadi 4,68 persen dengan IHK sebesar 109,15. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau kembali menjadi penyumbang utama dengan kenaikan 9,61 persen.
April 2024 menunjukkan inflasi y-on-y sebesar 4,87 persen dengan IHK sebesar 109,72. Meski hampir semua kelompok mengalami kenaikan, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami penurunan 0,13 persen.
Pada Mei 2024, inflasi y-on-y turun menjadi 3,35 persen dengan IHK sebesar 108,77. Deflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,87 persen menunjukkan adanya tekanan harga yang mulai mereda.
Juni 2024 mencatat inflasi y-on-y sebesar 3,24 persen dengan IHK turun menjadi 108,48. Semua kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga, dengan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 10,98 persen.
Pada Juli 2024, inflasi y-on-y kembali naik ke 3,45 persen dengan IHK sebesar 108,80. Kelompok transportasi mengalami kenaikan signifikan sebesar 1,47 persen dibandingkan bulan sebelumnya.