Meskipun demikian, terdapat sedikit perlambatan pertumbuhan jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, di mana ekonomi hanya tumbuh sebesar 0,43%.
Namun, sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib mampu menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik sebesar 10,30%.
Pengeluaran konsumsi pemerintah juga mencatatkan lonjakan yang signifikan, naik sebesar 57,08%.
Dilihat dari struktur ekonomi, sektor Industri Pengolahan masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 34,03%.
Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) tetap menjadi yang terbesar dengan kontribusi mencapai 60,90%.
Meskipun pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mengalami sedikit perlambatan pada tahun 2023, namun berbagai sektor masih mampu menunjukkan performa yang cukup baik.
Dengan demikian, pemerintah dan pelaku ekonomi diharapkan dapat terus melakukan langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat di masa mendatang.
