Dampak Penyekatan di Suramadu, Perekonomian di Pulau Madura Lumpuh

Madurapers
Bambang Hermanto, Pemilik Warung Bebek Sungkem di Bangkalan
Bambang Hermanto, Pemilik Warung Bebek Sungkem di Bangkalan (Dok. Madurapers).

“Blokade di Suramadu di sisi Surabaya di dua arah bagi kami adalah tindakan berlebihan dan membabi buta, yang juga tidak sesuai dengan aturan PPKM yang notabene hanya berskala mikro. Kalau mau di lockdown, seharusnya Kecamatan Arosbaya saja jika Pemerintah menilai wilayah tersebut zona merah,” tuturnya.

Bambang Hermanto juga menambahkan, “Wahai Ibu Gubernur Jatim kami berharap atas nama warga Madura jangan ijinkan Kasatlantas Pelabuhan Perak melarang warga diluar Madura, untuk berkunjung ke Madura dan juga jangan sampai memblokade Suramadu yang menyebabkan terpuruknya ekonomi rakyat Madura.”

Sedangkan Kapolres Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum saat wawancarai media ini lewat jaringan selulernya.

“Kami tidak melarangnya. Hanya saja, warga yang dari luar Madura jika tidak ada kepentingan mendesak, diharapkan untuk tidak bepergian dulu. Tentunya kita harus saling menjaga agar sehat semua,” Pungkasnya.

Kemacetan terjadi di Jembatan Suramadu akibat penyekatan yang dilakukan oleh Tim Satgas Covid-19 Surabaya.

Perlu diketahui berdasarkan pantauwan awak media, perekonomian di empat Kabupaten yang terletak di Pulau Madura ialah Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan juga Sumenep lumpuh total mulai dari Destinasi Wisata, Kuliner, Hotel serta yang memiliki usaha transportasi travel.