Sampang – Persatuan Jurnalis Sampang (PJS) menggelar kegiatan Pelatihan Dasar Jurnalistik (PDJ) di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ma’arif, Desa Montor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Sabtu 26/2/2022.
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif, KH Babus Salam Hamidi, menilai safari jurnalistik ini bagian dari cara menghidupkan semangat literasi di pesantren. Ia berterimakasih atas kesediaan PJS dan Kemenag Sampang yang sudah menyempatkan hadir memberi pelatihan bagi para santrinya.
“Makanya dengan adanya pelatihan jurnalistik ini santri-santri bisa memilah dan memilih berita-berita hoax dan fakta, ujarnya.
“Kami juga ingin para santri tidak hanya mampu di bidang ilmu agama dan membaca kitab, melainkan juga bisa mengaplikasikan dalam bidang tulisan,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris PJS Imron Muslim menyampaikan, untuk menjadi seorang jurnalis dan penulis yang handal tentu harus pinter-pinter membedakan antara berita hoax dan fakta.
“Sebagai generasi penerus, santri juga harus bisa membedakan antara berita hoax dan fakta caranya kita harus melihat isi dan sumber berita,” ucapnya.
Untuk menulis sebuah berita lanjut Imron, sudah seharusnya tahap awal memahami dasar-dasar tentang jurnalistik dan bagaimana cara investigasi terhadap narasumber. Dan yang penting bisa dipertanggung jawabkan atas apa yang ditulis. Karena menurutnya, di zaman era digital saat ini santri harus bisa menjadi garda terdepan untuk memberikan informasi yang aktual dan rasional.
“Santri juga harus menjadi garda terdepan dalam menangkal berita hoax yang banyak sekali tersebar di zaman digital seperti saat ini,” kata Imron, sembari penutup Sambutannya.