Gelar Pelatihan Jurnalistik, PJS Berharap Santri Harus Terdepan Menangkal Berita Hoax

Madurapers
Saat berlangsungnya pelatihan jurnalistik oleh Persatuan Jurnalis Sampang (PJS) di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ma'arif, Desa Montor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang (Sumber : Abd. Rosyid)

“Sebagai generasi penerus, santri juga harus bisa membedakan antara berita hoax dan fakta caranya kita harus melihat isi dan sumber berita,” ucapnya.

Untuk menulis sebuah berita lanjut Imron, sudah seharusnya tahap awal memahami dasar-dasar tentang jurnalistik dan bagaimana cara investigasi terhadap narasumber. Dan yang penting bisa dipertanggung jawabkan atas apa yang ditulis. Karena menurutnya, di zaman era digital saat ini santri harus bisa menjadi garda terdepan untuk memberikan informasi yang aktual dan rasional.

“Santri juga harus menjadi garda terdepan dalam menangkal berita hoax yang banyak sekali tersebar di zaman digital seperti saat ini,” kata Imron, sembari penutup Sambutannya.

Sebagai tambahan informasi, bahwa kegiatan ini mengangkat 3 (tiga) tema dari tiga pemateri, diantaranya; Dasar-dasar jurnalistik, Motivasi menulis, Karya tulis ilmiah fiksi dan non fiksi.