Skandal Mobil Dinas KPU Sampang: Sosok Pengguna Mulai Terbongkar

Admin
Sosok pengguna mobil dinas KPU Sampang
Sosok pengguna mobil dinas KPU Sampang, (Foto: Madurapers, 2026).

Sampang – Kasus dugaan penyalahgunaan mobil dinas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang kian mengerucut. Setelah viral melintas di Tol Surabaya saat libur Lebaran, kini identitas pengguna kendaraan berpelat merah itu mulai terkuak.

Pengguna mobil dinas KPU Kabupaten Sampang yang sempat terekam melintas di Tol Surabaya pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 11.54 WIB diduga merupakan salah satu komisioner, yakni Suhariyanto.

Informasi tersebut diperoleh dari sumber internal yang mengetahui penggunaan kendaraan jenis Toyota Innova Reborn berwarna hitam dengan nomor polisi M 1070 NP tersebut.

“Saya punya informasi, yang memakai mobil itu komisioner atas nama Suhariyanto,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Sabtu (28/3/2026).

Menurutnya, kendaraan tersebut sejatinya merupakan mobil operasional sekretariat KPU, bukan diperuntukkan bagi komisioner.

“Itu mobil operasional sekretariat, bukan untuk komisioner,” tegasnya.

Sumber itu juga mengungkap dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas yang telah berlangsung lama. Ia menyebut, mobil tersebut kerap dibawa pulang oleh Suhariyanto dan digunakan di luar kepentingan kedinasan.

“Informasinya, sudah sejak lama mobil itu dibawa ke rumah untuk kepentingan pribadi. Bahkan saya melihat mobil itu berbulan-bulan berada di rumahnya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung soal kehadiran yang bersangkutan di kantor.

“Yang bersangkutan juga jarang masuk kantor,” imbuhnya.

Sebelumnya, mobil dinas tersebut menjadi sorotan publik setelah terekam melintas di ruas Tol Surabaya saat masa libur Lebaran.

Dugaan penggunaan kendaraan negara untuk kepentingan pribadi pun mencuat, apalagi di tengah aturan tegas pelarangan pemakaian fasilitas negara di luar tugas kedinasan.

Hingga berita ini diturunkan, Suhariyanto belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp. Upaya konfirmasi lanjutan masih terus dilakukan.