Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, meminta pemerintah mendengar aspirasi masyarakat Merauke, Papua Selatan, yang menolak Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, proyek yang luasnya mencapai jutaan hektare itu akan berdampak besar bagi kehidupan masyarakat setempat.
“PSN di Merauke luar biasa luasnya. Tentu masyarakat akan sangat terdampak dari pelaksanaan proyek tersebut,” kata Daniel, dikutip dari Parlementaria, Kamis (20/03/2025).
PSN di Merauke mencakup proyek perkebunan tebu dan cetak sawah yang membentang di 19 dari 22 distrik di wilayah tersebut. Total luas lahan yang digunakan untuk proyek ini diperkirakan mencapai 2,29 juta hektare.
Daniel menilai wajar jika masyarakat Papua menolak proyek ini, terutama karena mereka telah menyampaikan aspirasi secara demokratis. Penolakan itu salah satunya terlihat dalam acara Konsolidasi Solidaritas Merauke yang berlangsung pada 11-14 Maret 2025.
Dalam acara tersebut, sekitar 250 masyarakat adat, warga terdampak PSN, dan organisasi masyarakat sipil berkumpul untuk berbagi pengalaman mengenai dampak proyek tersebut. Mereka juga menyoroti kejahatan negara korporasi serta tindakan represif aparat terhadap warga.
