Bahkan, lanjut dia, hal yang tidak karuan terjadi di tempat itu. “Kalau ke atas jam 11 malam disana menjadi tempat yang tak senonoh, duh! Pokoknya tidak tau yang mau cerita yang jelas Warkop itu tidak bener. Selain, memang tidak tertib disana juga menimbulkan cibiran buruk dari warga setempat. Tutup ajalah warkop itu, atau paling tidak ikut aturan lah kan sudah ada tempatnya yang telah disediakan,” tandasnya.
Menangapi hal itu, PJ Bupati Bangkalan, Prof. Dr. Arief M. Edie, M.Si membenarkan adanya fenomena tersebut, diketahui dengan beberapa laporan yang telah ia terima PJ Bupati berupa foto. Hal itu, menurutnya sudah menjadi rahasia umum.
“Sebenernya yg saya harapkan masyarakat mengeluhkan kumuhnya Warkop di belakang SGB yg selalu memutar house music atau dangdutan dan adanya pelayan yg bercelana pendek,” tulis Arief PJ Bupati dalam pesan singkatnya melaui pesan Whatsapp, Senin (02/09/2024, pukul 22.19 WIB.
“Jika ada keterlibatan Satpol PP serta menyalahi atura saya akan tindak tegas,” tambahnya.
Disinggung soal upaya penertiban dari pihak pemerintah setempat, pria kelahiran Magelang itu mengaku sangat bisa dilakukan secara tertib. Namu, pihaknya juga menerangkan jika ditegur selalu berdalih pengunjung dan pengunjung.
“Kami terus ingatkan. Tetapi, setiap diingatkan mereka selalu berdalih pengunjung,” papar PJ Bupati Bangkalan dalam pesan singkatnya.
Sementara, Kepala PLT Satpol PP, Anang Yulianto Hari Purnomo, AP, MM membenarkan adanya ketidaktertiban Warung Kopi (Warkop) PKL di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Bahkan, pihaknya menyebutkan tidak ada yang beraturan di SGB.
“Semua warung di SGB tdk beraturan mas, semua tdk sesuai peruntukannya,” tulis PLT Satpol PP Anang, melalui pesan Whatsapp, Selasa (03/09/2024), pukul 08.23 WIB.
