Banten – Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Provinsi Banten, Tb. Adam Ma’rifat, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa penangkapan sejumlah jenderal yang diduga terlibat dalam persoalan hukum.
Menurut Adam, peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh institusi penegak hukum. Ia berharap kejadian ini menjadi momentum untuk mendorong perubahan dan perbaikan dalam reformasi sektor keamanan serta penegakan hukum di Indonesia.
“Kami tentu saja prihatin dengan perilaku para oknum penegak hukum kita. Semoga ini menjadi pelajaran bahwa semua yang di atas bumi dan di bawah langit itu ada batasnya,” ujar Adam dalam keterangan persnya, Rabu (4/11/2026).
Ia menilai, peristiwa tersebut semestinya menjadi lonceng perubahan sekaligus membuka babak baru bagi reformasi sektor keamanan dan penegakan hukum.
Adam juga menegaskan bahwa penegakan hukum di tubuh Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi tidak cukup hanya ditunjukkan melalui keberanian dan ketegasan. Lebih dari itu, konsistensi dalam menjalankan hukum harus menjadi bukti nyata.
