Dana Transfer Pemerintah Pusat ke Sumenep Dipangkas Rp192,9 Miliar

Madurapers
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Edi Rasiyadi, saat diwawancarai jurnalis media ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edi Rasiyadi, saat diwawancarai jurnalis media ini (Sumber Foto: Fauzi, 2025).

“Kami akan mengurangi anggaran untuk perdin, alat tulis kantor (ATK), serta kegiatan di hotel dan studi banding. Berdasarkan Inpres, belanja perjalanan dinas harus dipotong hingga 50 persen, sementara beberapa pos lain akan dikurangi 20 hingga 40 persen,” jelasnya.

Meski demikian, Edi menegaskan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap finalisasi. Pemkab Sumenep harus memastikan efisiensi anggaran tetap selaras dengan visi dan misi Bupati.

Ke mana dana yang dipangkas akan dialihkan? Menurut Edi, sebagian besar anggaran yang direalokasikan akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur, khususnya di Dinas Bina Marga dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

“Dari total pengurangan, sekitar Rp174 miliar akan dialihkan ke Bina Marga. Kami ingin memastikan jalan-jalan yang rusak tidak dibiarkan begitu saja,” katanya menegaskan.

Dengan langkah strategis ini, Pemkab Sumenep berupaya menyeimbangkan kebijakan efisiensi pemerintah pusat dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Keputusan akhir terkait realokasi anggaran masih akan dibahas lebih lanjut untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” pungkasnya.