“Saya sempat memperingatkan S agar tidak menggunakan kekerasan, namun tampaknya emosi mereka sudah tidak terkendali,” kata Astoto.
Sariwana, warga lain yang turut menyaksikan kejadian tersebut, juga menegaskan bahwa Sulastri datang dengan niat baik untuk mengklarifikasi, namun justru mendapat perlakuan kasar.
“Awalnya, Sulastri hanya ingin memastikan kebenaran tentang hubungan suaminya dengan D, namun situasi berujung pada pertikaian,” jelas Sariwana.
Menanggapi laporan tersebut, Polres Sumenep telah mengeluarkan surat tanda terima laporan dengan nomor LP/B/210/VIII/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR pada Minggu, 25 Agustus 2024.
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait laporan tersebut.
“Nanti saya cek dulu, karena saat ini saya masih berada di rumah sakit,” kata Widiarti.
