Berdasarkan data setelmen hingga 10 Juli 2025, total jual neto nonresiden di pasar saham mencapai Rp56,24 triliun, sementara di SRBI mencapai Rp35,08 triliun. Di sisi lain, mereka melakukan beli neto sebesar Rp59,27 triliun di pasar SBN.
Premi CDS Indonesia 5 tahun menunjukkan kestabilan, sebesar 73,03 basis poin per 10 Juli 2025, hampir sama dengan posisi sehari sebelumnya. Hal ini mencerminkan persepsi risiko Indonesia yang relatif stabil di mata investor asing.
BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga kestabilan nilai tukar. Mereka mengoptimalkan strategi kebijakan guna memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.
Meski terjadi tekanan dari penguatan dolar AS dan aliran keluar modal asing, nilai tukar Rupiah tetap berada di level yang cukup stabil. Hal ini menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global.
