“Tolong ingatkan saya agar selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kadang, duduk di kursi empuk bisa membuat kita lupa. Jadi, sekali lagi tolong ingatkan saya,” ujarnya.
Salah satu isu penting yang diangkat dalam reses ini adalah masalah kekeringan yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Banyuates. Ra Huda menyampaikan telah membahas persoalan tersebut dalam rapat bersama beberapa dinas terkait.
“Di Madura, terutama di Sampang, kekeringan di pelosok desa harus mendapat perhatian serius. Desa seperti Tolang, Lar Lar, Planggaran Barat, dan Planggaran Timur perlu solusi. Saya akan perjuangkan agar air dari Waduk Nipah bisa mengaliri desa-desa tersebut,” tutur Ra Huda.
Sementara itu, Chotibul Umam, tokoh masyarakat Desa Tlagah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Nurul Huda yang turun langsung ke desa untuk menyerap aspirasi warga.
“Sangat luar biasa, baru kali ini ada anggota DPRD Jatim hadir langsung ke pelosok Desa Tlagah. Semoga Mas Huda bisa memperjuangkan hak-hak masyarakat desa, terutama hak para pemuda di Kabupaten Sampang,” tandasnya.
