Puasa ketiga atau puasa tertinggi menurut Al-Ghazali adalah shaumul khususil khusus, atau puasa khusus buat orang khusus.
Puasa ini dilakukan oleh orang-orang istimewa yang tidak hanya menjaga tubuh mereka dari dosa dan maksiat, tetapi juga menjaga pikiran dan hati mereka dari hal-hal duniawi yang dapat mengganggu konsentrasi pada ibadah.
Bagi Al-Ghazali, puasa bukan hanya tentang menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga tentang membersihkan jiwa dan meningkatkan kualitas spiritual.
Dengan memahami tingkatan orang yang berpuasa, kita dapat mengevaluasi di mana posisi kita dan berusaha untuk mencapai tingkatan yang lebih tinggi setiap tahunnya.
