Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PUSDA) Pemprov Jawa Timur, Bayu, mengungkapkan bahwa proses pengerukan diproyeksikan memakan waktu sekitar 2,5 bulan.
Ia menyampaikan, pekerjaan tersebut mencakup pembersihan sedimen, penguatan tanggul, serta pemulihan fungsi saluran air secara menyeluruh.
“Dengan pelaksanaan yang optimal, proyek ini akan membantu mengurangi risiko banjir dan meningkatkan efektivitas sistem irigasi di kawasan Pamekasan,” kata Bayu.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh langkah-langkah strategis yang diajukan oleh Pemkab Pamekasan.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan lingkungan sekaligus memperkuat infrastruktur penanggulangan bencana hidrometeorologi di wilayah Madura.
