Bimtek ini menghadirkan narasumber Nunung Nurhayati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi dan Rusli Abdul Azis, Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Sukabumi, serta dimoderatori Andriyansah, Sekretaris Dinas PMD Sukabumi.
Dalam paparannya, Andrey menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga mencakup pengelolaan lingkungan, kesehatan, dan pendidikan yang berkelanjutan.
“Penanganan persoalan desa itu harus berkesinambungan. Bukan selesai karena satu kegiatan, tapi terus dilakukan dengan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.
Program Desa Peduli Iklim sejalan dengan RPJMN 2025–2029 serta implementasi Kolaborasi Aksi Desa Berketahanan Iklim, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 501 Tahun 2024.
Melalui program ini, Kemendes PDTT berkomitmen mendorong lahirnya desa-desa tangguh, adaptif, dan mandiri secara sosial-ekonomi, guna menghadapi tantangan perubahan iklim dengan semangat gotong royong dan keberlanjutan.
