Akibat pernyataan Camat Batang-batang, yang telah menjadi kenyataan ini, maka PPS mendesak Bupati Sumenep untuk segera melakukan pemecatan secara tidak terhormat kepada Camat. Sebab hal ini, menurutnya akan menjadi keresahan yang berkepanjangan jika tidak segera ditindak lanjuti.
“PPS meminta kepada Bupati Sumenep untuk segera mencopot secara tidak terhormat Camat Batang-batang. Kami juga meminta Kapolres untuk secepatnya menangkap dan memproses hukum, karena kita mengetahui yang ucapkan Camat Batang-batang mengandung unsur pidana terencana,” paparnya.
Bahkan selain Camat Batang-batang yang dituntut untuk menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, Bupati Sumenep juga didesak untuk menyatakan permintaan maaf. Sebab dalam video, Camat telah mencatut nama Bupati, sehingga indikasi lebih jauh pihaknya juga ikut terlibat.
“Kami juga meminta Bupati Sumenep, karena disitu mencatut nama dia maka harus minta maaf kepada masyarakat” imbuhnya.
Jika saja pemecatan secara tidak terhormat terhadap Camat Batang-batang tidak segera dilakukan, berikut juga dengan tuntutan yang lain, maka PPS berjanji akan mendatangi gedung Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk melakukan aksi demonstrasi, tepatnya Hari Selasa (24/08/2021) pekan depan.
“Kalau ini tidak ditanggapi secepatnya maka saya atas nama Ketua PPS akan menginstruksikan anggota-anggota untuk tetap mengawal sampai tuntas. Kami akan datangi Kantor Pemkab Sumenep hari selasa nanti. Selain itu kami juga akan laporkan kasus ini ke Polres Sumenep,” pungkasnya.
