Piala Presiden 2025 akan dibuka secara resmi melalui seremoni di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 6 Juli. Acara pembukaan ini diharapkan memberikan atmosfer meriah dan dukungan penuh dari pecinta sepak bola nasional.
Sumber dari situs resmi PSSI menyebutkan bahwa Indonesia All-Stars dihadirkan untuk memberi ruang bagi pemain lokal dan mencetak bintang baru. PT LIB bersama PSSI sepakat bahwa kompetisi ini bisa menjadi ajang menampilkan bakat terbaik tanah air.
Ketua SC Maruarar Sirait menegaskan bahwa turnamen ini tidak menggunakan dana APBN maupun sponsor BUMN. “Selama Piala Presiden, kita tidak pernah menggunakan uang negara. Tidak ada APBN dan tidak ada BUMN,” ujarnya.
Dana sponsor yang telah terkumpul mencapai Rp50 miliar, yang akan digunakan untuk hadiah dan kegiatan pendukung seperti penghargaan bagi pemain dan suporter terbaik. Pemenang Piala Presiden 2025 akan mendapatkan hadiah Rp5,5 miliar, sedangkan runner-up memperoleh Rp3 miliar.
Turnamen ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mendukung perkembangan sepak bola Indonesia dan memperkuat fondasi tim nasional. PSSI optimis keunikan format tahun ini akan membawa warna baru dalam kompetisi pramusim.
