“Krisis ekologi, kesehatan, dan ekonomi memunculkan pertanyaan besar ke mana arah pembangunan Indonesia di masa depan, perubahan positif dan progresif harus dilakukan,” katanya.
Menghadapi permasalah tersebut, Gus Muhaimin mengatakan Indonesia harus melakukan penataan ulang dan re-setting awal lagi dengan seluruh keadaan.
“Di situlah pentingnya pertanian menjadi alternatif dasar bagi dimulainya resetting dan restrukturisasi ekonomi,” katanya.
Selain itu, Gus Muhaimin menaruh harapan besar kepada Gerbang Tani sebagai organisasi sayap PKB untuk turut serta mengubah sejarah kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, khususnya rakyat desa dan rakyat tani menjadi tuan di negeri sendiri dan orang kaya di negeri sendiri.
“Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari menyampaikan bahwa petani adalah tuannya negara dan kuasanya itu nyata. Dengan semangat ini saya dan kita semua harus menjadi pesan dari spirit itu, menjadikan nyata kekuasaan petani di negeri sendiri, menjadikan negeri ini makmur karena punya petani, makmur karena negerinya memang negeri pertanian, negeri agraris,” pungkasnya.
