“Kami pantau secara terus menerus situasi sekarang ini dan kami juga bekerjasama dengan Satgas Pangan untuk mengawasi pelaksanaannya agar jangan sampai ada yg mengoplos dan menjual dengan harga di atas ketentuan supaya harga segera stabil,” kata Budi Waseso.
Sementara itu Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prestyo Adi menegaskan bahwa hari ini BULOG sudah menjalankan apa yang menjadi arahan Presiden saat Rapat Terbatas bersama Presiden selasa lalu.
“Kita lihat bersama beras SPHP dari BULOG sudah membanjiri Pasar Induk Beras Cipinang, dengan ini kita harapkan gejolak harga beras bisa diredam,” kata Arief.
Baik Food Station maupun seluruh pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang sudah menandatangani kesepakatan untuk menjual beras CBP dari BULOG ini dengan harga paling tinggi sebesar Rp8.900,- dan tidak boleh mengoplos beras ini dengan beras lainnya.
