Empat Tahun Indeks Reformasi Birokrasi Bangkalan Terpuruk, Peringkat Buncit tak Beranjak di Jawa Timur

Madurapers
Ilustrasi Indeks RB Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tahun 2020-2023
Ilustrasi Indeks Reformasi Birokrasi (Indeks RB) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tahun 2020-2023 (Dok. Madurapers, 2025).

Bangkalan – Indeks Reformasi Birokrasi (Indeks RB) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menunjukkan kinerja yang memprihatinkan selama empat tahun terakhir. Data Biro Organisasi Setda Jawa Timur mencatat Bangkalan terus berada di posisi paling bawah dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Pada tahun 2020, Indeks RB Pemkab Bangkalan hanya meraih 55,28 poin dengan predikat CC dan menduduki peringkat ke-38 dari 38 daerah. Capaian ini menandai lemahnya tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik di Bangkalan.

Tahun 2021 menunjukkan sedikit peningkatan, dengan skor naik menjadi 56,51 poin, atau naik 1,23 poin dari tahun sebelumnya. Namun, Bangkalan tetap berada di posisi ke-37 dari 38 kabupaten/kota, masih belum keluar dari zona merah reformasi birokrasi.

Kondisi memburuk pada tahun 2022, saat angka Indeks Reformasi Birokrasi justru menurun ke 53,74 poin, turun sebesar 2,77 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan ini menegaskan ketidakmampuan Pemkab Bangkalan dalam menjaga konsistensi reformasi birokrasi.

Meskipun pada tahun 2023 tercatat kenaikan menjadi 58,11 poin, atau naik 4,37 poin dari 2022, Bangkalan tetap tidak beranjak dari posisi juru kunci. Selama empat tahun berturut-turut, pemerintah daerah ini gagal keluar dari lingkaran ketertinggalan.