Hutan dan Pabrik Penyulingan Kayu Putih di Sumenep Terbakar, Si Jago Merah Sulit Dipadamkan

Sumenep – Sebuah pabrik penyulingan kayu putih di Desa Lalangon, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, habis dilahap si jago merah.

Menurut keterangan Adi Putra, warga Desa Lalangon, yang merupakan saksi mata mengungkapkan bahwa pabrik penyulingan kayu putih itu terletak di tengah hutan milik kehutanan Kabupaten Sumenep.

“Kebakaran hutan di Desa Lalangon, kebetulan hutan tersebut adalah tempat penyulingan minyak kayu putih atau bisa dikatakan pabrik minyak kayu putih milik kehutanan,” ungkapnya pada media ini saat memberikan keterangan, Rabu (11/08/2021).

Kronologi kejadiannya bermula dari pukul 21.00 WIB, tepatnya pada Selasa malam (10/08/2021), Adi Putra mengaku melihat kobaran api dari jalan raya. Seketika itu pula, dirinya menghampiri lokasi kejadian dan di sana dia melihat api sudah menjalar sangat besar.

“Kronologinya sekitar pukul 21.00 WIB, kami warga Desa Lalangon melihat kobaran api dari jalan raya. Karena letaknya dari jalan raya sekitar 100 meter, jadi kobaran api tersebut terlihat dari jalan raya. Akhirnya, kami menghampiri ternyata memang ada kebakaran dan sudah besar apinya,” terangnya.

BACA JUGA:  Tidak Patuh Aturan, Kendaraan Nasabah Bank Jatim Sumenep Terparkir Liar

Pada kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, sebab menurut Putra lokasi kejadian jauh dari pemukiman warga. Hanya saja, kobaran api sangat sulit dipadamkan karena terletak di tengah hutan.

“Masalah korban tidak ada korban jiwa, karena kebetulan itu merupakan hutan, jadi jauh dari pemukiman. Tapi jaraknya hampir 25 meter lagi sampai ke pemukiman warga,” katanya.

Namun jika saja pemadam kebakaran terlambat datang, maka bisa dipastikan pemukiman warga juga dilahap si jago merah. Karena jarak pemukiman ke lokasi kejadian sudah tinggal 25 meter lagi.

“Untungnya pemadam kebakaran segera datang dan langsung memadamkan api. Pukul 01.30 WIB, (Rabu/11/08/2021) saat ini pemadam kebakaran masih tetap aktif untuk memadamkan api,” timpalnya.

Guna cepatnya pemadam api, empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Namun karena kondisi api sudah sangat membesar maka proses pemadaman berlangsung lama.

“Ada empat mobil pemadam kebakaran milik Kabupaten Sumenep yang dikerahkan ke lokasi kejadian” tandas Putra.

 

Tinggalkan Balasan