Sidoarjo – Lanskap media siber nasional kembali mendapat tambahan pemain baru dengan diluncurkannya Jejakdigitalnusantara.com (JDN). Portal berita yang memosisikan diri sebagai medium edukasi hukum dan penjaga keterbukaan informasi ini resmi mengudara melalui prosesi pemotongan tumpeng di Perum Puri Surya Jaya, Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (23/1/2026).
Hadir dengan slogan “Mengungkap Fakta di Balik Data”, JDN lahir di tengah kekhawatiran publik atas maraknya disinformasi, hoaks, serta manipulasi informasi di ruang digital.
Media ini mengusung misi menghadirkan jurnalisme berbasis verifikasi ketat, data, dan perspektif hukum yang utuh.
Direktur Utama Jejakdigitalnusantara.com, Bramada Pratama Putra, menegaskan bahwa kehadiran JDN bukan sekadar menambah jumlah media daring, melainkan membawa tanggung jawab moral untuk mencerdaskan publik dalam memahami implikasi hukum dari aktivitas digital.
“Di era transformasi digital, setiap informasi meninggalkan jejak. Kami ingin memastikan jejak yang tertinggal adalah jejak kebenaran, bukan manipulasi. Media memiliki peran strategis dalam menjaga kesadaran hukum masyarakat,” ujar Bramada dalam sambutannya.
Menurutnya, JDN diarahkan menjadi ruang edukatif yang tidak hanya menyampaikan peristiwa, tetapi juga membangun pemahaman publik mengenai hak dan kewajiban warga negara sebagaimana diamanatkan konstitusi.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi JDN, Arju Herman, menegaskan bahwa integritas jurnalistik menjadi fondasi utama redaksi. Di tengah budaya kecepatan yang kerap mengorbankan akurasi, JDN memilih menempatkan verifikasi dan ketepatan sebagai prinsip tak tergantikan.
“Kami tidak berlomba menjadi yang tercepat, tetapi menjadi yang paling dapat dipercaya. Akurasi, keberimbangan, dan verifikasi sesuai Kode Etik Jurnalistik adalah garis merah yang tidak bisa ditawar,” tegas Arju.
Peluncuran Jejakdigitalnusantara.com turut dihadiri unsur Forkopimka Gedangan, di antaranya perwakilan Polsek Gedangan dan Koramil 0816/17 Gedangan.
Kehadiran unsur TNI–Polri tersebut mencerminkan dukungan terhadap peran pers sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah melalui pemberitaan yang objektif dan bertanggung jawab.
Sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan LSM, organisasi kemasyarakatan, serta praktisi hukum yang hadir berharap JDN mampu menjadi media kontrol sosial yang konsisten mengawal isu-isu strategis, baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional, dengan tetap berpegang pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
