Kabupaten Sumenep Ikut Serta Terapkan PPKM Darurat Covid-19

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, S.H., M.H

Sumenep – Berdasarkan surat intruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 15 Tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kabupaten sumenep juga ikut andil memberlakukan PPKM Darurat.

Penerapan PPKM Darurat Covid-19 di Sumenep, akan dimulai seperti kota lainnya di Jawa Timur. Hal itu berdasarkan arahan langsung Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, yang mengintruksikan penerapan PPKM Darurat Covid-19 di Pulau Jawa hingga Bali.

Atas instruksi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep langsung melakukan koordinasi bersama pihak kepolisian resort (Polres), komando distrik militer (Kodim) 0827 dan satuan tugas (Satgas) Covid-19 setempat soal penerapan PPKM darurat Covid-19.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan bahwa penerapan PPKM Darurat Covid-19 dilaksanakan berdasarkan indikator penularan dan kapasitas respon penanganan virus Corona.

Tercatat, berdasarkan kriteria tersebut, Jawa Timur ditetapkan sebanyak 27 Kabupaten atau Kota pada level III dan 11 Kabupaten atau Kota pada Level IV. Sebab itu, kata Bupati Fauzi, “Mengacu pada kondisi tersebut, perlu diadakan penebalan pasukan dalam rangka mendukung penerapan PPKM darurat Covid-19.”

BACA JUGA:  Ribuan ODGJ di Sumenep, Dinsos: Itu Tanggung Jawab Dinkes

“Hal ini menunjukkan bahwa kita semua ikut fokus dan bertanggung jawab dalam menangani dan menanggulangi wabah Covid-19 secara serius,” ungkap pria yang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini (3/7/2021).

Pihaknya berharap, seluruh masyarakat Sumenep bisa mensukseskan program tersebut. Mengingat, hal ini telah menjadi bagian dari upaya pencegahan Covid-19 di Kabupaten Sumenep agar tidak semakin merambah.

“Tentu, penerapan PPKM darurat Covid-19 ini lebih menekankan kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan (Prokes) sesuai intruksi tersebut,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan