“Momen seperti ini, harus terus bangkit wanita Indonesia, terutama wanita Sumenep lebih berperan aktif dalam Sumenep melayani,” imbuhnya.
Sementara itu, kepada media ini, Hadariah mengaku merasa haru yang mendalam atas penghargaan yang telah diberikan oleh Pemerintah terhadap dirinya.
“Saya mengucapkan terimakasih yang amat dalam, dan atas penghargaan ini saya merasa terhormat sekali dan tidak nyangka bahwa akan mendapat penghargaan OASE dari pemerintah,” tuturnya.
Hadariah menambahkan, pengabdian memang butuh keikhlasan, apalagi ia sebagai tenaga honorer kesehatan di wilayah kepulauan. Tentu sangat butuh pengorbanan dan perjuangan.
“Kendalanya sangat besar, apalagi ketika cuaca tidak bersahabat. Ditambah lagi di dusun Saredeng tidak mempunyai mata air sehingga harus membawa air dari desa,” tandasnya.
