Kadisdik Sumenep Tergetkan 80.000 Siswa Lakukan Vaksinasi

Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap anak usia 12 tahun ke atas, pada beberapa waktu lalu. (Sumber Foto: Polres Sumenep)

Sumenep – Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), capaian vaksinasi dosis pertama COVID-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mencapai 573.862 orang (63,79 persen).

Sedangkan capaian dosis kedua capai 278.422 orang (30,95 persen). Capaian vaksinasi dosis kedua ini menurun dibandingkan dengan dosis pertama.

Adapun sasaran vaksinasi ini adalah tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan dan umum, usia 12-17 tahun, per hari Selasa, (25/1/22) kemaren sekitar pukul 18.00 WIB.

Dengan capaian vaksinasi tersebut, Sumenep masuk level 2 (dua) untuk sebaran Certification of Vaccination Identification by Artificial Intelligence (COVID-19).

Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 (dua).

Menanggapi capaian vaksinasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumenep, Agus Dwi Saputra mengatakan akan terus tingkatkan vaksinasi bagi siswa dan siswi di sekolah.

“Di tingkat pelajar, kami masih lakukan pendekatan secara persuasif kepada siswa maupun wali murid,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya, Rabu (26/1/22).

Menurutnya, target vaksinasi bagi usia 12 tahun keatas yang setara siswa Sekolah Menengah

BACA JUGA:  Kunker Puan Maharani, Berikut Agenda Selama di Sumenep

Pertama (SMP) sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat mencapai 80.000 sasaran yang harus dilakukan vaksinasi.

Guna menciptakan kesadaran vaksinasi bagi para siswa tersebut, pria yang akrab disapa Agus mengaku sudah mengajukan barcode peduli lindungi.

“Kami sudah ajukan barcode peduli lindungi. Mungkin dengan itu siswa bisa tergugah,” ungkapnya kepada media ini.

Dirinya menambahkan, dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep selaku penyelenggara vaksinasi. Kemudian dilanjutkan dengan sejumlah kelembagaan sekolah yang ditargetkan untuk dilakukan vaksinasi..

“Setelah semuanya siap. Secepatnya pelaksanaan vaksinasi di sekolah akan digelar,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan