Merebutkan Tropi Bupati Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar Menggelar Lomba Hifdzil Qur’an

Pamflet Lomba Hifdzil Qur'an yang diselenggarakan oleh BPRS Bhakti Sumekar. (Sumber Foto: Istimewa).

Sumenep – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-753 Kabupaten Sumenep, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menggelar lomba musabaqah hafalan Alquran (Hifdzil Qur’an) Juz 30 tingkat anak-anak dan remaja se-Kabupaten Sumenep. Selasa, 27 September 2022.

Diketahui, ajang bergengsi tersebut para pemenang lomba berhak mendapatkan: piagam untuk semua peserta, penginapan untuk peserta kepulauan (maksimal untuk 2 peserta), dan snack selama kegiatan.

Sementara itu, tropi penghargaan dan beasiswa untuk juara satu, dua, dan tiga. Tidak hanya itu saja, juga merebutkan harapan satu, dua, dan tiga.

Lomba hafalan Alquran tersebut nantinya dipusatkan di Pendopo Keraton Sumenep, akan digelar pada pada tanggal 3 hingga 7 Oktober 2022 mendatang.

Dalam pelaksanaannya, BPRS Bhakti Sumekar menggandeng beberapa pihak, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Sumenep dalam kepesertaan.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan tersebut yakni untuk membumikan Alquran sejak dini kepada generasi masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Penanaman mental Qur’ani sangat dibutuhkan di era sekarang dalam rangka menyiapkan generasi bangsa yang agamis, scientis dan reformis,” ujar pria yang akrab disapa Fajar kepada sejumlah awak media, Selasa (27/09/2022).

BACA JUGA:  Satpol PP Sumenep Bersama Tim Sosialisasikan Bahaya Jual Rokok Ilegal Lewat Poster

Lebih lanjut, Lomba Musabaqoh Hifdzil Qur’an ini memperebutkan Tropi Bupati Sumenep 2022 ini terinspirasi dari mushaf yang ditulis Sultan Abdurrahman.

“Kami berharap anak-anak kita busa menjadi penerus pemimpin-pemimpin Sumenep yang mencintai Alquran,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuh-kembangkan minat dalam mempelajari Alquran pada anak-anak sejak usia dini.

“Tidak hanya bisa mempelajari, melainkan juga mampu mengamalkan ajaran dalam Al-Qur’an,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan